|
abjad
cetak * |
abjad
tulis * |
pengejaan |
transliterasi |
|
Аа |
Аа |
a |
/a/ |
|
Бб |
Бб |
be |
/b/ |
|
Вв |
Вв |
ve |
/v/,/w/ |
|
Гг |
Гг |
ge |
/g/ |
|
Дд |
Дд |
de |
/d/ |
|
Ее |
Ее |
ye |
/ye/ |
|
Ёё |
Ёё |
yo |
/yo/ |
|
Жж |
Жж |
zhe |
/zh/ |
|
Зз |
Зз |
ze |
/z/ |
|
Ии |
Ии |
i |
/i/ |
|
Йй |
Йй |
i kratkoye |
/y/ |
|
Кк |
Кк |
ka |
/k/ |
|
Лл |
Лл |
el |
/l/ |
|
Мм |
Мм |
em |
/m/ |
|
Нн |
Нн |
en |
/n/ |
|
Оо |
Оо |
o |
/o/ |
|
Пп |
Пп |
pe |
/p/ |
|
Рр |
Рр |
er |
/r/ |
|
Сс |
Сс |
es |
/s/ |
|
Тт |
Тт |
te |
/t/ |
|
Уу |
Уу |
u |
/u/ |
|
Фф |
Фф |
ef |
/f/ |
|
Хх |
Хх |
kha |
/kh/ |
|
Цц |
Цц |
tse |
/ts/ |
|
Чч |
Чч |
ce |
/c/ |
|
Шш |
Шш |
she |
/sh/ |
|
Щщ |
Щщ |
sche |
/sch/ |
|
ъ |
ъ |
tvyordiy znak |
- |
|
ы |
ы |
eu |
/y/ |
|
ь |
ь |
myagkiy znak |
- |
|
Ээ |
Ээ |
e |
/e/ |
|
Юю |
Юю |
yu |
/yu/ |
|
Яя |
Яя |
ya |
/ya/ |
-Iqra bismirabbikallazi khalaaq بَدِيْعُ السَّمَاوَاتِ وَ الْأَرْضِ وَ إِذَا قَضَى أَمْراً فَإِنَّمَا يَقُوْلُ لَهُ كُنْ فَيَكُوْنُ NO BODY THE TIP OFTHE CIRCLE ACCEPT ITS CREATOR
Tuesday, July 07, 2020
HURUF KIRIL / CYRILLIC (RUSSIAN ALPHABETH)
Saturday, July 04, 2020
MERKURI
Air Raksa atau Mercury merupakan
satu-satunya logam berbentuk cairan, berwarna abu-abu keperakan, mudah menguap
pada suhu kamar, dan tidak berbau. Merkuri adalah logam
yang ada secara alami dan satu-satunya logam yang berwujud cair pada suhu kamar.
Air raksa dapat dijumpai dalam
bentuk logam, senyawa turunan anorganik dan organik. Merkuri/raksa (Hg) termasuk
unsur logam yang sangat penting dalam teknologi di abad modern saat ini.
Nama Lain dari Air Raksa (Mercury) :
1. Metallic
Mercury
2. Quick
Silver
3. Hidrargyrum
4. Colloidal
Mercury
5.
Liquid Silver.
Ciri
dan Sifat Merkuri
Merkuri/raksa (Hg) termasuk unsur
logam yang sangat penting dalam teknologi di abad modern saat ini. Merkuri
adalah unsur yang mempunyai nomor atom (NA=80) serta mempunyai massa molekul
relatif (MR=200,59). Merkuri diberikan simbol kimia Hg yang merupakan singkatan
yang berasal bahasa Yunani Hydrargyricum, yang berarti cairan perak.
Bentuk fisik dan kimianya sangat
menguntungkan karena merupakan satu-satunya logam, mempunyai kecenderungan
menguap lebih besar, mudah bercampur dengan logam-logam lain menjadi logam
campuran (Amalgam/Alloi),
logam
murninya berwarna keperakan, cairan tak berbau, dan mengkilap. Bila dipanaskan
sampai suhu 357 oC, air raksa akan menguap dan akan meleleh pada
suhu -38,9 oC.
Sifat Fisika Merkuri
Sifat fisika merkuri antara lain:
a. Berkilau seperti warna keperakan
b. Mempunyai titik leleh yang rendah
234.32 K (-38.83 °C, -37.89 °F)
c. Berujud cair pada suhu kamar (25 oC)
dengan titik beku paling rendah sekitar -39 oC.
d.
Masih berujud cair pada suhu 396oC.
e. Hg punya densitas yang lebih besar
dari beberapa logam yang lain. densitas Hg sekitar 13.55 g/mL.
Sifat Kimia Merkuri
Sifat kimia merkuri / raksa antara
lain:
a.
Memiliki daya hantar listrik yang
tinggi
b.
Bersifat diagmanetik (tidak dapat
ditarik oleh magnet)
c.
Memberikan uap monoatom dan
mempunyai tekanan uap (1,3 x 10-3 mm) pada suhu 20 oC.
d. Larut dalam cairan polar maupun
tidak polar.
e. Merupakan logam yang paling mudah
menguap jika dibandingkan dengan logam-logam yang lain.Karena penguapan dan
toksisitas yang tinggi, air raksa harus disimpan dalam kemasan tertutup dan
ditangani dalam ruang yang cukup pertukaran udaranya.
f.
Sangat sedikit senyawa raksa yang
larut dalam air, dan kebanyakan tak terhidrasi.
g. Raksa mempunyai kecenderungan yang
kecil untuk bergabung dengan oksigen, oksida raksa (HgO) tidak mantap/tahan
terhadap suhu.
h. Kebanyakan senyawa raksa bersifat
kovalen. Kemantapan ikatan Hg – C mengakibatkan banyaknya jumlah senyawa raksa
organik. Halida logam, kecuali HgF2, hanya sedikit terionisasi dalam
larutan yang mengandung H2O.
i. Raksa membentuk ion diatomik dengan ikatan
kovalen logam-logam, Hg22+.
j. Senyawa merkuri anorganik terjadi
ketika merkuri dikombinasikan dengan elemen lain seperti klorin (Cl ), sulfur
atau oksigen. Senyawa-senyawa ini biasa disebut garam-garam merkuri.
k. Senyawa merkuri organik terjadi
ketika merkuri bertemu dengan karbon atau organomerkuri. Banyak jenis
organomerkuri, tetapi yang paling populer adalah metilmerkuri (monometilmercuri)
CH3—Hg—COOH.
Jenis-Jenis Merkuri.
Bentuk-bentuk lain dari merkuri secara
alami dapat ditemukan dalam elemen-elemen yang dapat dijumpai di udara, air,
dan tanah yang dapat berbentuk elemen atau logam merkuri, senyawa-senyawa
merkuri anorganik dan merkuri organik. Merkuri oleh Clarkson (1976) dapat
digolongkan sebagai merkuri organik dan anorganik sebagai berikut:
Merkuri anorganik.
Merkuri anorganik terdiri dari raksa
unsur dan garam merkurous dan merkurik yang dapat terurai. Merkuri yang
bersifat molekul dan terikat dengan atom karbon disebut merkuri organik. Rantai
pendek merkuri alkil, aril, dan alkoksialkil termasuk dalam kumpulan ini
(Clarkson, 1976). Ikatan merkuri karbon adalah stabil karena aktivitas merkuri
yang rendah terhadap oksigen (Friberg et al 1979). Bentuk kimia merkuri
mempunyai pengaruh terhadap pengendapannya. Contoh dari merkuri anorganik
adalah:
· Logam HgO
· Garam merkurous Hg2Cl2
· Garam merkurik HgCl2
Merkuri organik
· Senyawa alkil merkuri CH3HgCl
· Senyawa aril merkuri C6H5HgCl
· Senyawa alkoksiaril merkuri CH3OCH2HgC.
Secara umum ada tiga bentuk merkuri menurut Hammond dan Beliles (1980),
yaitu:
1. Unsur Merkuri (HgO)
Mempunyai
tekanan uap yang tinggi dan sukar larut di dalam air. Pada suhu kamar
kelarutannya kira-kira 60 mg/l dalam air dan antara 5-50 mg/l dalam lipida.
Bila ada oksigen, merkuri diasamkan langsung ke dalam bentuk ionik. Uap merkuri
wujud (hadir) dalam bentuk monoatom yang apabila terserap ke dalam tubuh akan
dibebaskan ke dasar alveolar.
2. Merkuri Anorganik (Hg2+dan Hg22+)
Di
antara dua tahapan pengoksidaan, Hg2+adalah lebih reaktif. Ia dapat
membentuk kompleks dengan ligan organik, terutama golongan sulfurhidril.
Contohnya HgCl2 sangat larut dalam air dan sangat toksik, sebaliknya
HgCl tidak larut dan kurang toksik.
3. Merkuri Organik
Senyawa merkuri yang terikat dengan
satu logam karbon, contohnya metil merkuri. Saluran pernapasan merupakan jalan
utama penyerapan raksa dalam bentuk unsur. Persen pengndapan dan akumulasinya
adalah tinggi, lebih kurang 80%, karena sifatnya yang larut di dalam lipida. Di
dalam bentuk penyerapannya dari saluran gastrointestin sangat sedikit, mungkin kurang
dari 0,01%, karena merkuri berbentuk partikel globular yang besar. Oleh karena
itu sukar untuk melintasi selaput mukosa. Merkuri mungkin dapat melintasi kulit
tetapi belum dapat dibuktikan (Berlin, 1979).
Senyawa merkuri organik dianggap
lebih berbahaya dan ia dapat larut dalam lapisan lemak pada kulit yang
menyelimuti korda saraf (Volkovic, 1977). Metil merkuri merupakan merkuri
organik yang selalu menjadi perhatian serius dalam toksikologi. Ini karena
metil merkuri dapat diserap secara langsung melalui pernapasan dengan kadar
penyerapan 80%. Uapnya dapat menembus membran paru-paru dan apabila terserap ke
tubuh, ia akan terikat dengan protein sulfurhidril seperti sistein dan
glutamine. Di dalam darah, 90% dari metil merkuri diserap ke dalam sel darah
merah dan metil merkuri juga dijumpai dalam rambut. Menurut Irving et
al.(1975), jumlah merkuri yang dimasukkan ke dalam akar rambut adalah
berbanding dengan kepekatan metil merkuri di dalam darah.
Sumber
– Sumber Yang Mengandung Dan Menghasilkan Merkuri
Sumber mineral yang mengandung merkuri
yaitu:
a.
Sinabar (HgS)
b.
Metasinabarit
c.
Kalomel
d.
Terlinguait
e.
Eglestonit
f.
Montroidit
Sumber yang menghasilkan merkuri dengan
cara diekstraksi:
a. Bijih air raksa yang terpenting hanyalah Sinabar (HgS),
Sinabar dipanggang dan menghasilkan oksidanya yang pada gilirannya
terdekomposisi kira-kira pada suhu 500 oC maka raksa akan menguap.
HgS (s) + O2 (g) à Hg (g) + SO2 (g)
b. Proses lain untuk mengurangi emisi SO2(g) ialah
dengan memanggang HgS dengan Fe atau CaO
HgS (s) + Fe (s) à FeS (s) + Hg (g)
4 HgS (s) + 4 CaO (s) à 3 CaS (s) + CaSO4 (s) + 4 Hg (g)
Pemanggangan HgS tidak menghasilkan HgO karena HgO tidak
stabil pada suhu tinggi sehingga mengurai menjadi Hg (g) dan O2 (g).
c. Raksa
yang masih terkotori oleh pengotor, dimurnikan dengan mereaksikannya dengan
larutan HNO3, larutan HNO3 akan mengoksidasi hampir semua
pengotor. Hasilnya yang tidak larut akan mengambang ke permukaan cairan dan
dapat diambil. Pemurnian terakhir adalah melalui penyulingan. Raksa mudah
diperoleh karena kemurnian adalah yang paling tinggi dari kebanyakan logam
(99,9998% Hg atau lebih).
MANFAAT MERKURI PADA KEHIDUPAN
Manfaat Merkuri Terhadap Manusia Dan Lingkungan
Pemanfaatan logam merkuri pada saat
ini sudah hampir mencakup seluruh aspek kehidupan manusia dan lingkungan.
Selama kurun waktu beberapa tahun, merkuri telah banyak digunakan dalam bidang
kedokteran, pertanian, dan industri.
Pemanfaatan Merkuri di Bidang
Kedokteran
Bidang kedokteran telah menggunakan
merkuri sejak abad ke-15 di mana merkuri (Hg) digunakan untuk pengobatan
penyakit kelamin (sifilis). Kalomel (HgCl) digunakan sebagai pembersih luka
sampai diketahui bahwa bahan tersebut beracun sehingga tidak digunakan lagi.
Komponen merkuri organik digunakan untuk obat diuretika sampai bertahun-tahun
dan juga digunakan sebagai bahan untuk kosmetik.
Pemanfaatan
Merkuri di Bidang Pertanian
Dalam bidang pertanian, merkuri
digunakan untuk membunuh jamur sehingga baik digunakan untuk pengawet produk
hasil pertanian. Merkuri organik juga digunakan untuk pembasmi hama pada
tanaman seperti buah apel, tomat, kentang, dan juga digunakan sebagai pembasmi
hama padi.
Pemanfaatan Merkuri di Bidang Industri
Dalam bidang industri, terbanyak
adalah pabrik alat-alat listrik yang menggunakan lampu-lampu merkuri untuk
penerangan jalan raya. Merkuri juga digunakan pada pembuatan baterai, karena
baterai dengan bahan yang mengandung
merkuri dapat tahan lama dan tahan
terhadap kelembapan yang tinggi. Selain itu, merkuri juga digunakan dalam
industri pembuatan klor alkali yang menghasilkan klorin (Cl2), di mana
perusahaan air minum memanfaatkan klorin untuk penjernihan air dan pembasmi kuman
(proses klorinasi). Penggunaan merkuri di sini pada dasarnya berbentuk larutan
konduksi dan kemampuannya mengikat logam natrium sebagai amalgam dan
membebaskan klor.
Di dalam pembuatan kaustik soda yang
diproduksi dengan jalan elektrolisis dari larutan garam NaCl, menggunakan
merkuri dalam bentuk amalgam dicampur dengan logam natrium dan digunakan
sebagai katoda yang banyak digunakan dalam pembuatan baterai basah maupun
kering. Merkuri juga digunakan dalam campuran cat yang digunakan untuk mengecat
pada daerah yang mempunyai kelembapan tinggi sehingga dapat mencegah tumbuhnya
jamur. Dalam hal ini, merkuri digunakan dalam bentuk organik Phenyl Merkuri
Asetat (PMA). Logam merkuri banyak digunakan dalam industri produksi
termometer, tambal gigi. Khusus untuk termometer, merkuri jauh lebih akurat
daripada yang menggunakan alkohol karena mudah sekali dipengaruhi oleh
perubahan suhu meskipun harus dilakukan pewarnaan terlebih dahulu. Selain
digunakan dalam industri pabrik, merkuri juga banyak digunakan untuk kegiatan
penambangan emas tradisional tidak berizin (PETI)—biasa disebut “air kuik” oleh
penambang tradisional—untuk mengekstrak logam emas.
Air Raksa Sebagai Alat Pengukur Suhu
Air raksa akan membeku pada suhu
-38.83 °C (-37.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu di atasnya.
Air raksa, tidak seperti air, tidak mengembang saat membeku sehingga tidak
memecahkan tabung kaca, membuatnya sulit diamati ketika membeku. Termometer
yang pipa kacanya diisi dengan raksa disebut termometer raksa. Termometer air
raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait yang umum dijumpai
dalam keseharian. Tanda yang dikalibrasi pada tabung membuat temperatur dapat
dibaca sesuai panjang air raksa di dalam gelas, bervariasi sesuai suhu. Untuk
meningkatkan ketelitian, biasanya ada bohlam air raksa pada ujung termometer
yang berisi sebagian besar air raksa; pemuaian dan penyempitan volume raksa
kemudian dilanjutkan ke bagian tabung yang lebih sempit. Ruangan di antara air
raksa dapat diisi atau dibiarkan kosong.
Jangkauan
suhu raksa cukup lebar dan sesuai untuk pekerjaan laboratoriun (-40°C s/d
350°C). Keuntungan menggunakan air raksa sebagai pengisi termometer, antara
lain:
1. Jangkauan suhu air raksa cukup lebar, karena air raksa membeku pada suhu – 40°C dan mendidih pada suhu 360°C .
2. Air raksa mudah dilihat karena mengkilat .
3. Pemuaiannya sangat teratur .
4. Terpanasi secara merata sehingga perubahan suhu cepat .
5. Volume air raksa berubah secara teratur .
6. Air raksa tidak membasahi dinding pipa kapiler, sehingga pengukurannya menjadi teliti .
1. Jangkauan suhu air raksa cukup lebar, karena air raksa membeku pada suhu – 40°C dan mendidih pada suhu 360°C .
2. Air raksa mudah dilihat karena mengkilat .
3. Pemuaiannya sangat teratur .
4. Terpanasi secara merata sehingga perubahan suhu cepat .
5. Volume air raksa berubah secara teratur .
6. Air raksa tidak membasahi dinding pipa kapiler, sehingga pengukurannya menjadi teliti .
Kerugian
menggunakan air raksa sebagai pengisi termometer, antara lain :
1. Sukar diperoleh sehingga air raksa harganya cukup mahal.
2. Air raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah ( < -40°C ).
3. Air raksa termasuk zat beracun sehingga berbahaya apabila tabungnya pecah.
1. Sukar diperoleh sehingga air raksa harganya cukup mahal.
2. Air raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah ( < -40°C ).
3. Air raksa termasuk zat beracun sehingga berbahaya apabila tabungnya pecah.
Subscribe to:
Posts (Atom)